
Kirimkan artikel untuk di muat atau klaim artikel anda dengan mengirimkan email ke : post@henlia.com
Mohon Maaf bila anda mengalami kesulitan dalam mengakses website ini, hal ini di karenakan bandwith yang sangat terbatas, jika anda ingin berpartisipasi dalam peningkatan pelayanan website ini silahkan kontak ke post@henlia.com
Friday, July 03rd, 2009 | Author: admin
Saat mengetahuinya, aku sempat tidak percaya adalah orang di sampingku dapat melakukannya. Sejak berpacaran, dia sungguh baik dan sabar walaupun terkadang agak kekanakan. Terhadap keluargapun dia sangat berbakti dengan rela mengorbankan apapun untuk ibu tercinta. Terlahir sebagai anak dari seorang janda, lika liku kehidupan yang keras pun akhirnya harus dijalani akibat perbuatan sang ayah yg tidak bertanggung jawab. Mungkin itulah penyebab dari sikapnya yang agak kasar dan keras, lingkungan telah mengubahnya. more…
Category: Cerita, Cinta, Kehidupan, Keluarga | Leave a Comment
Friday, July 03rd, 2009 | Author: admin
oleh: Woody McKay Jr,
Sebagai seorang supir selama beberapa tahun di sekitar awal tahun 1910-an, ayahku menyaksikan majikannya yang kaya raya secara diam-diam memberikan uang kepada banyak orang, dan sadar bahwa mereka tidak akan pernah mampu mengembalikan uang itu.
Ada satu cerita yang menonjol dalam kenanganku di antara banyak cerita yang disampaikan ayahku kepadaku. Pada suatu hari, ayahku mengantar majikannya ke sebuah kota lain untuk menghadiri sebuah pertemuan bisnis. Sebelum masuk ke kota itu, mereka berhenti untuk makan sandwich sebagai ganti santap siang.
more…
Category: Anak, Cinta, Kehidupan, Keluarga, Renungan | Leave a Comment
Monday, June 29th, 2009 | Author: momoy
Ada seorang montir yang suatu hari merasa dirinya lebih cocok jadi seorang filsuf, dia belajar filosofi sambil sementara itu rajin bekerja. Lalu lambat laun karena banyak membaca karya-karya para filsuf, maka dia merasa bahwa dirinya juga ditakdirkan sebagai seorang filsuf.Akibatnya dia makin kurang menggunakan keterampilannya sebagai montir, malah dia lebih banyak berceloteh filosofi daripada bekerja. Akibatnya, yang tadinya dia montir terkenal yang banyak pelanggannya, lambat laun para pelanggan meninggalkan dia. Sayangnya montir tersebut tidak merasa ada yang salah dengan dirinya, more…
Category: Renungan | Leave a Comment
Friday, June 05th, 2009 | Author: momoy
Pada malam itu Ana bertengkar dengan ibunya. Karena sangat marah, Ana segera meninggalkan rumah tanpa membawa apapun. Saat berjalan di suatu jalan, ia baru menyadari bahwa ia sama sekali tidak membawa uang. Saat menyusuri sebuah jalan, ia melewati sebuah kedai bakmi dan ia mencium harumnya aroma masakan. Ia ingin sekali memesan semangkuk bakmi, tetapi ia tidak mempunyai uang. Pemilik kedai melihat Ana berdiri cukup lama di depan kedainya, lalu berkata, “Nona, apakah engkau ingin memesan semangkuk bakmi?” “Ya, tetapi, aku tidak membawa uang.” jawab Ana dengan malu-malu “Tidak apa-apa, aku akan mentraktirmu.” jawab si pemilik kedai, “Silakan duduk, aku akan memasakkan bakmi untukmu”. more…
Category: Orang Tua, Renungan | Leave a Comment
Saturday, May 16th, 2009 | Author: admin
Suatu hari saya naik sebuah taxi dan menuju ke Bandara. Kami melaju pada jalur yang benar ketika tiba-tiba sebuah mobil hitam melompat keluar dari tempat parkir tepat di depan kami. Supir taxi menginjak pedal rem dalam-dalam hingga ban mobil berdecit dan berhenti hanya beberapa cm dari mobil tersebut.
Pengemudi mobil hitam tersebut mengeluarkan kepalanya &mulai menjerit ke arah kami. Supir taxi hanya tersenyum & melambai pada orang orang tersebut. Saya benar-benar heran dengan sikapnya yang bersahabat. Maka saya bertanya, “Mengapa anda melakukannya? Orang itu hampir merusak mobil anda dan dapat saja mengirim kita ke rumah sakit!” Saat itulah saya belajar dari supir taxi tersebut mengenai apa yang saya kemudian sebut “Hukum Truk Sampah”. more…
Category: Kehidupan, Keluarga, Renungan | Leave a Comment
Friday, May 15th, 2009 | Author: admin
Pernahkah suatu kali kita menemui bahwa ternyata secara tak sengaja telah tersakiti hati orang-orang lain di sekitar kita. Kita melangkah memulai hari tanpa mengerti bahwa kemarin, dua hari lalu, atau hari-hari sebelumnya lagi, entah berapa banyak orang yang tak berkenan dengan apa yang telah kita lakukan. Walau tanpa sadar, walau tak bermaksud demikian, namun hati yang terlanjur tersakiti, sulit tuk dipulihkan lagi. more…
Category: Kehidupan, Persahabatan, Renungan | Leave a Comment
Thursday, May 14th, 2009 | Author: admin
Saat mengetahuinya, aku sempat tidak percaya adalah orang di sampingku dapat melakukannya. Sejak berpacaran, dia sungguh baik dan sabar walaupun terkadang agak kekanakan. Terhadap keluargapun dia sangat berbakti dengan rela mengorbankan apapun untuk ibu tercinta. Terlahir sebagai anak dari seorang janda, lika liku kehidupan yang keras pun akhirnya harus dijalani akibat perbuatan sang ayah yg tidak bertanggung jawab. Mungkin itulah penyebab dari sikapnya yang agak kasar dan keras, lingkungan telah mengubahnya. more…
Category: Kehidupan | Leave a Comment
Wednesday, May 13th, 2009 | Author: admin
Bila tak seorang pun berbelas kasih pada kesulitan anda.
Atau, tak ada yang mau merayakan keberhasilan anda.
Atau tak seorang pun bersedia mendengarkan, memandang, memperhatikan apa pun pada diri anda. Jangan masukkan ke dalam hati. Manusia selalu disibukkan oleh urusannya sendiri. Manusia kebanyakan mendahulukan kepentingannya sendiri.
Anda tak perlu memasukkan itu ke dalam hati.
Karena hanya akan menyesakkan dan membebani langkah anda.
Ringankan hidup anda dengan memberi pada orang lain.
Semakin banyak anda memberi semakin mudah anda memikul hidup ini.
Berdirilah di depan jendela. Pandanglah keluar. Tanyakan pada diri sendiri, apa yang bisa anda berikan pada dunia ini. Pasti ada alasan kuat mengapa anda hadir di sini.
Bukan untuk merengek atau meminta dunia menyanjung anda.
Keberadaan anda bukan untuk kesia-siaan. Bahkan seekor cacing pun dihidupkan untuk menggemburkan tanah. Dan, sebongkah batu dipadatkan untuk menahan gunung. Alangkah hebatnya anda dengan segala kekuatan yang tak dimiliki siapapun untuk mengubah dunia. Itu hanya terwujud bila anda mau memberikannya.
Category: Renungan | Leave a Comment
Tuesday, May 12th, 2009 | Author: admin
Dalam dunia ideal, Anda hanya perlu melakukan hal yang dicintai untuk
dilakukan, namun kenyataannya dalam kehidupan kadang-kadang jauh dari
ideal, dan hal ini memaksa anda untuk berurusan dengan hal-hal yang Anda
tidak sukai atau mungkin tidak sesuai dengan keinginan anda.
untuk mencapai suatu kesuksesan orang harus mampu melakukan dengan baik pada hal yang tidak di sukai dan hal ini adalah penting untuk kesuksesan pribadi
orang tersebut, konsisten sebagai kinerja membuat anda lebih menonjol dari
rekan-rekan. Sebenernya tinggal bagaimana anda memotivasi diri sendiri untuk
dapat tidak hanya melalui atau melakukan suatu pekerjaan yang tidak anda
sukai itu, tapi benar-benar menemukan beberapa kenikmatan dalam proses?
Karena ingat, Anda akan lebih memiliki performa baik jika Anda menikmati apa
yang Anda lakukan. more…
Category: Motivasi | Leave a Comment
Monday, May 11th, 2009 | Author: momoy
Jangan terkecoh dengan keberhasilan seseorang. Di balik kejayaan selalu ada jalan panjang yang berisikan catatan perjuangan dan pengorbanan. Keringat dan kepayahan. Tak ada jalan pintas untuk sebuah kesuksesan. Bila anda terpesona pada kenyamanan yang diberikan oleh kesuksesan, anda bisa lupa
dari keharusan untuk berupaya. Namun, bila anda terkagum pada ketegaran seseorang dalam berusaha, anda menyerap energi kekuatan, keberanian dan kesabaran. Tak ada harga diskon untuk sebuah keberhasilan. Berusahalah terus. Pohon besar mampu menahan terjangan badai karena memiliki batang dan akar yang kokoh. Belasan tahun diperlukan untuk menumbuhkan dan melatih kekuatan. more…
Category: Motivasi | Leave a Comment
Thursday, April 16th, 2009 | Author: momoy
Siu Lan, seorang janda miskin memiliki seorang putri kecil berumur 7 tahun, Lie Mei. Kemiskinan memaksanya untuk membuat sendiri kue-kue dan menjajakannya di pasar untuk biaya hidup berdua. Hidup penuh kekurangan membuat Lie Mei tidak pernah bermanja-manja pada ibunya, seperti anak kecil lain. Suatu ketika dimusim dingin, saat selesai membuat kue, Siu Lan melihat keranjang penjaja kuenya sudah rusak berat. Dia berpesan agar Lie Mei menunggu di rumah karena dia akan membeli keranjang kue yang baru. Pulang dari membeli keranjang kue, Siu Lan menemukan pintu rumah tidak terkunci dan Lie Mei tidak ada di rumah. more…
Category: Kehidupan | Leave a Comment
Tuesday, March 31st, 2009 | Author: momoy
Alkisah, seorang lelaki keluar dari pekarangan rumahnya, berjalan tak tentu arah dengan rasa putus asa. Sudah cukup lama ia menganggur. Kondisi finansial keluarganya morat-marit. Sementara para tetangganya sibuk memenuhi rumah dengan barang-barang mewah, ia masih bergelut memikirkan cara memenuhi kebutuhan pokok keluarganya, sandang dan pangan. Anak-anaknya sudah lama tak dibelikan pakaian, istrinya sering marah-marah karena tak dapat membeli barang-barang rumah tangga yang layak. Laki-laki itu sudah tak tahan dengan kondisi ini, dan ia tidak yakin bahwa perjalanannya kali inipun akan membawa keberuntungan, yakni mendapatkan pekerjaan. more…
Category: Renungan | Leave a Comment