Spiritual Reflections

Kita tidak melihat hal-hal sebagaimana adanya, kita melihat hal hal itu sebagaimana keadaan kita

  • Selamat Datang


    Anda bisa temukan kisah kehidupan, dalam keluarga, cinta, relijius, motivasi, renungan, kisah dan cerita yang bisa menggetarkan jiwa, memberikan semangat dalam hidup ini serta segala hal yang bisa berarti dalam hidup ini.
    Mungkin karena kesibukan kita sehari-hari hingga kita melupakan sesuatu yang seharusnya tidak kita lupakan, disini mungkin akan anda temukan hal-hal seperti itu.
    Hargailah waktu anda dan berikan yang terbaik untuk diri anda dan orang-orang yang anda cintai. (17/10/2006)

  • Subscribe to Blog via Email

    Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 2 other subscribers

  • .

    Click here to Enjoy Reading
  • Categories

Bagaimana Menjadi Sosok Pemaaf?

Posted by admin On February - 8 - 2007  Email This Post Email This Post    | 

This post has already been read 5460 times!

Bagaimana Menjadi Sosok Pemaaf?

Memberi maaf terkadang menjadi pekerjaan yang sangat sulit dilakukan.
Mungkin, akan lebih mudah jika kita memberikan uang dalam jumlah besar ketimbang memberi secuil kata maaf atas kesalahan orang lain. Kenapa begitu?
Padahal dengan memaafkan orang lain, kita bisa terbebas dari amarah, sakit hati, dan rasa dendam.

Orang bijak bilang, seseorang yang bisa memaafkan kesalahan orang lain, maka orang tersebut telah memberikan hadiah yang tak ternilai untuk dirinya sendiri. Hebat bukan? Itulah kenapa sifat pemaaf harus terus dikembangkan dan dipelihara. Bukan hanya untuk memaafkan diri sendiri, tetapi juga untuk memaafkan orang lain.

Pernah mendengar penuturan tokoh kulit hitam AS? Mendiang Martin Luther King Jr. pernah berkata, “Memaafkan janganlah menjadi sesuatu yang hanya dilakukan kadang-kadang saja. Tapi yang namanya memberi maaf orang lain itu harus menjadi sikap yang permanen.” Tapi bagaimana caranya?

Berikut kiat mengembangkan sifat pemaaf menurut pemikiran Dr. Shirley Glass, Ph.D, seorang ahli terapi keluarga dan perkawinan asal negeri Paman Sam.

– Kenali seberapa besar rasa sakit dalam diri Anda
– Ekspresikan emosi Anda tanpa teriakan ataupun sikap menyerang
– Lindungi diri Anda sedemikian rupa agar tidak lagi menjadi korban kekecewaan
– Cobalah untuk mengerti sudut pandang dan motivasi dari seseorang yang dengan senang hati mau memaafkan orang lain
– Gantikan kemarahan dengan simpati dan rasa kasihan
– Maafkan diri Anda sekiranya ternyata agak kaku dalam pergaulan dan cobalah untuk menjadi luwes dalam bergaul
– Lakukanlah beberapa cara terbaik dalam memberikan maaf kepada seseorang. Ini bisa dilakukan secara verbal ataupun ditulis dalam secarik kertas.

Yahoo MessengerWhatsAppLineBlogger PostDiggGoogle GmailLinkedInFacebookPlurkTwitterGoogle+FlipboardKakaoPrintInstapaperShare/Bookmark

One Response to “Bagaimana Menjadi Sosok Pemaaf?”

  1. dinda says:

    bagaimana klo sudah terbawa emosi, pasti akan susah memberi maaf..

Leave a Reply