Spiritual Reflections

Kita tidak melihat hal-hal sebagaimana adanya, kita melihat hal hal itu sebagaimana keadaan kita

  • Selamat Datang


    Anda bisa temukan kisah kehidupan, dalam keluarga, cinta, relijius, motivasi, renungan, kisah dan cerita yang bisa menggetarkan jiwa, memberikan semangat dalam hidup ini serta segala hal yang bisa berarti dalam hidup ini.
    Mungkin karena kesibukan kita sehari-hari hingga kita melupakan sesuatu yang seharusnya tidak kita lupakan, disini mungkin akan anda temukan hal-hal seperti itu.
    Hargailah waktu anda dan berikan yang terbaik untuk diri anda dan orang-orang yang anda cintai. (17/10/2006)

  • Subscribe to Blog via Email

    Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 2 other subscribers

  • .

    Click here to Enjoy Reading
  • Categories

Penipuan di Optik Tunggal Plaza Semanggi

Posted by admin On March - 21 - 2007  Email This Post Email This Post    | 

This post has already been read 11311 times!

Dear all,
saya cuma mau cerita kejadian penipuan yang saya alami di Optik Tunggal Plaza Semanggi.

hari kamis, 8 maret 2007 kemarin saya memeriksakan mata saya di optik tunggal plaza semanggi (plangi). setelah diperiksa, saya akhirnya pesan soft lens Chiba Toric yang setahun, tapi karena tidak ada stoknya jadi saya membeli 2 box soft lens acuvue min.3,5 dan 3,25 yang bulanan seharga masing rp.150.000,-.

sewaktu saya terima, saya melihat ada tulisan gratis 1 box, lalu saya tanyakan ke spgnya, ERIKA, apa saya dapet gratis 1 box? lalu dia langsung jawab tidak, karena itu hanya untuk pembelian 4 box. setelah itu saya diberikan formulir undian Acuvue 2 lembar untuk saya isi. setelah diisi, saya tanya sama Erika apa sudah selesai? lalu dia jawab sudah. karena saya terburu-buru, saya langsung tanpa memeriksa isi plastiknya lagi.

setiap saya beli soft lens di optik tunggal saya selalu diberi hasil test ukuran minus saya karena mata kanan dan kiri saya berbeda. tapi kemarin saya tidak diberikan hasil test, jadi saya telfon lagi ke optik tunggal plangi untuk menanyakan mana yang kanan dan yang kiri. ternyata erika sudah pulang dan temannya yang menjawab telfon. saya minta tolong dilihat di komputer mana ukuran minus yang kanan dan kiri. lalu menurut mbak itu, saya menerima 3 box soft lens acuvue, 2 box ukuran 3,5 dan 1 box ukuran 3,25. setelah saya katakan kalau saya hanya dapat 2 box, mbak itu minta supaya saya telfon hari jumat dan bicara langsung sama erika.

waktu saya telfon lagi hari jumat, 9 maret 2007, saya bicara sama erika dan dia memberikan 2 alasan kenapa saya hanya terima 2 box, padahal di struknya ada 3 box (saya tidak terima struk karena sedang ada undian, jd struk aslinya dijadikan satu dengan undian dan dimasukkan di box):
1. menurutnya yang ukuran 3,5 habis, dan dia akan menelpon saya kalau sudah ada.
2. dia tidak yakin penawaran gratis 1 box itu masih berlaku.
trus saya bilang sama dia kenapa gak bilang waktu saya tanya hari kamis? kan saya nanya saya dapet gratis atau gak.. dan dia bilang tidak, itu hanya untuk pembelian 4 box. kenapa dia gak bilang habis atau gak yakin? kayaknya aneh ya, dan struk itu kan dibuat waktu saya masih di tokonya, bukan setelah saya pulang. bagaimana saya bisa tau kalau dia akan telfon saya waktu ukurannya udah ada kalau saya gak tau saya dapet gratis 1 box. setelah berdebat dan menelfon berkali-kali akhirnya saya bilang kalau saya minta uang saya kembali karena SAYA GAK SUKA DITIPU. sebel aja rasanya, kan nanti setiap saya pake soft lens itu saya jadi inget sama penipu yang ngejual soft lens itu ke saya. daripada sebel terus2an mendingan saya balikin..menurut saya dia sengaja menipu supaya bisa ngejual 1 box soft lens itu ke orang lain.

hari sabtu, 10 maret 2007 saya ke optik tunggal plangi dan mengembalikan soft lense acuvue tsb, dan uang saya juga dibalikin. saya gak ketemu erika lagi karna dia masuk siang. saya sudah bertahun-tahun beli soft lense, cairan pembersih dan kacamata di optik tunggal. tp setelah kejadian ini saya kapok dan akan beralih ke optik lain aja. bagi yang mau membeli soft lense atau kacamata di optik tunggal, khususnya di plangi, lebih baik extra hati-hati karena ada pegawai yang suka menipu di sana.

mudah2an pengalaman saya ini berguna dan tidak terulang pada orang lain.

regards,

Friska

Yahoo MessengerWhatsAppLineBlogger PostDiggGoogle GmailLinkedInFacebookPlurkTwitterGoogle+FlipboardKakaoPrintInstapaperShare/Bookmark

2 Responses to “Penipuan di Optik Tunggal Plaza Semanggi”

  1. Erna says:

    Dengan Hormat,

    Sehubungan dengan keluhan yang disampaikan Sdri. Friska tentang ketidakpuasan pelayanan di
    Optik Tunggal Semanggi, permasalahan sudah kami selesaikan dan diterima dengan baik oleh
    Sdri. Friska.

    Kami mohon maaf yang sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan yang terjadi. Terima kasih.

    Salam,

    Ernawati
    Marketing Manager

  2. Nelly says:

    ya, itu juga pernah saya alami yang intinya adalah penipuan. namun bukan di optik tersebut. saya ke optik citra & co Jambi thn 1996, ya sdh 12thn berlalu, saat itu pun umur saya masih 13thn. tetapi saya masih ingat. beberapa hari sebelum nya saya baca di koran ada disc 20% dan souveninr lain nya di optik tsb, dgn menunjukan potongan koran. setelah disana pilih bingkai n kaca, saya kaget waktu mo bayar kok gak ada potongan? katanya itu sudah di potong, pdhl saya lihat harga yg terpampang di bingkai sama dengan yg saya bayar u/ harga bingkai. setelah bayar, katanya souvenir nya belum datang jadi di janjikan akan di telp kembali bila sudah ada. tiap minggu saya datang mengecek apa sudah ada,jawaban nya selalu sama, belum ada. hingga berbulan2 spt itu akhir nya saya tidak menanyakan nya lagi, memang souvenir tsb tidak bernilai, namun kejadian itu masih teringat n sulit di lupakan coz kepolosan saya waktu itu yang mengharap2 souvenir tersebut, sementara karyawan optik tersebut begitu tega nya menipu saya. akhir nya saya tidak pernah lagi membeli kacamata maupun softlens disana. Penipuan seperti itu tidak terbatas pada optik saja, bisa di mana saja, n yang pasti bukan salah pemiliknya, coz bisa jadi pemilik nya tidak tau, tetapi ulah karyawan yang tidak bertanggung jawab. maka alangkah baik nya ada kotak suara konsumen agar pemilik tau pelayanan karyawan nya yang tidak baik n bahkan menipu.

Leave a Reply