Spiritual Reflections

Kita tidak melihat hal-hal sebagaimana adanya, kita melihat hal hal itu sebagaimana keadaan kita

  • Selamat Datang


    Anda bisa temukan kisah kehidupan, dalam keluarga, cinta, relijius, motivasi, renungan, kisah dan cerita yang bisa menggetarkan jiwa, memberikan semangat dalam hidup ini serta segala hal yang bisa berarti dalam hidup ini.
    Mungkin karena kesibukan kita sehari-hari hingga kita melupakan sesuatu yang seharusnya tidak kita lupakan, disini mungkin akan anda temukan hal-hal seperti itu.
    Hargailah waktu anda dan berikan yang terbaik untuk diri anda dan orang-orang yang anda cintai. (17/10/2006)

  • Subscribe to Blog via Email

    Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 1 other subscriber

  • .

    Click here to Enjoy Reading
  • Categories

Ibu Teresa – Engkau Berharga bagi-Ku

Posted by admin On February - 7 - 2011  Email This Post Email This Post    | 

This post has already been read 2430 times!

ENGKAU DAN AKU diciptakan untuk hal-hal yang lebih luhur: mencintai dan dicintai.
Kita tahu dari Kitab Suci bahwa apabila Allah bersabda kepada para nabi, Dia berkata “Aku telah memanggil engkau dengan namamu sendiri; engkau adalah niilik-Ku; engkau berharga bagi-Ku; Aku mencintaimu.” Kata-ka itu berarti bahwa bagi Allah sendiri, kita berharga; Dia mencintai kita dan Dia menghendaki kita juga mencintai Dia.
“Lihat, Aku telah mengukir engkau dalam telapak tangan-Ku.” Inilah alasan kedatang Yesus ke dunia ini, yaitu untuk memaklumkan untuk memberi kepada kita Kabar Gembir bahwa Allah mencintai kita, bahwa kita berharga bagi-Nya.
Dia mencintai aku. Dan bagaimana Dia mencintai aku? Seperti yang dikatakan-Nya “Meski seorang ibu dapat melupakan anaknya Aku tidak pernah akan melupakan engkau. Aku memegang engkau dalam telapak tangan-Ku.” Sementara merenungkan teks ini, aku berkata, “Berjuta-juta orang ada di dalam tangan-Nya, namun di sana Dia dapat mengenal aku tepat dalam tangan-Nya! Di sana aku tentu hanya satu serpihan kecil, tetapi aku harus ada di sana karena Dia mengatakan begitu.”
Sangat menakjubkan memikirkan hal ini apabila kita menderita, apabila kita merasa kesepian, apabila kita merasa gelisah. Ingatlah, engkau ada di sana – dan pada saat engkau sangat menderita, mata-Nya memandang engkau, engkau sangat berharga bagi-Nya.

Kita berharga bagi-Nya
Yang meregang jiwa dijalan – berharga bagi-Nya
Jutawan itu – berharga bagi-Nya
Pendosa itu – berharga bagi-Nya
Karena Dia mencintai kita.

Kita perlu berdoa untuk memahami cinta Allah kepada kita. Kalau kita sungguh-sungguh mau berdoa dan ingin berdoa, kita harus siap melakukannya sekarang juga. Ini hanyalah merupakan langkah-langkah awal untuk doa tetapi jika kita tidak pernah membuat langkah awal ini dengan sungguh-sungguh, kita tidak akan tiba pada langkah akhir: kehacliran Allah.

Sumber : Mutiara Cinta

Muder Teresa

Yahoo MessengerWhatsAppLineBlogger PostDiggGoogle GmailLinkedInFacebookPlurkTwitterGoogle+FlipboardKakaoPrintInstapaperShare/Bookmark

Leave a Reply