Spiritual Reflections

Kita tidak melihat hal-hal sebagaimana adanya, kita melihat hal hal itu sebagaimana keadaan kita

  • Selamat Datang


    Anda bisa temukan kisah kehidupan, dalam keluarga, cinta, relijius, motivasi, renungan, kisah dan cerita yang bisa menggetarkan jiwa, memberikan semangat dalam hidup ini serta segala hal yang bisa berarti dalam hidup ini.
    Mungkin karena kesibukan kita sehari-hari hingga kita melupakan sesuatu yang seharusnya tidak kita lupakan, disini mungkin akan anda temukan hal-hal seperti itu.
    Hargailah waktu anda dan berikan yang terbaik untuk diri anda dan orang-orang yang anda cintai. (17/10/2006)

  • Subscribe to Blog via Email

    Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 2 other subscribers

  • .

    Click here to Enjoy Reading
  • Categories

JANGAN GUSAR TERHADAP PEMANGSA IDE

Posted by momoy On August - 7 - 2011  Email This Post Email This Post    | 

This post has already been read 3650 times!

Dalam perusahaan banyak terdapat pemangsa ide. Mereka hadir dalam semua
kepribadian, jabatan, bentuk, dan ukuran. Mereka bisa berbentuk pembunuh ide
yang selalu mengatakan, “Kami pernah mencoba hal itu”, dan sejumlah
pernyataan antiresiko lainnya. Atau, berbentuk pernyataan antiaksi, seperti,
“Sudahlah, itu takkan bisa berjalan.”
Hal itu bisa menimbulkan rasa putus asa. Sebab biasanya, pernyataan itu
datang dari mereka yang senior dan berpengalaman dalam perusahaan. Karyawan
muda yang belum banyak mengetahui bahwa sesuatu tidak dapat dilaksanakan
kerap menjadi frustasi. Namun, keadaan seperti itu justru melestarikan
status quo.
Pada masa embargo minyak tahun 70-an yang memunculkan tekanan untuk
meningkatkan efisiensi per liter bahan bakar untuk tiap kilometer laju
mobil, salah satu produsen mobil besar mengatakan pada para insinyur
seniornya agar secara drastis mengurangi bobot mobil. Para insinyur seinor
ini terjebak pada cara-cara lama dan mengatakan bahwa membuat mobil lebih
ringan tidak dapat dilakukan, karena terlalu mahal dan dapat menimbulkan
masalah pada keselamatan. Kemudian, perusahaan mobil itu mempekerjakan
banyak insinyur muda yang belum berpengalaman. Para insinyur baru itu
membabat ratusan kilogram bobot yang tidak perlu dari mobil. Mereka hanya
tidak mengetahui sesuatu yang lebih baik.
Jangan pasrah. Mereka yang memiliki ide bisa membangun bisnis. Dan para
pembangun itu akan segera beranjak menuju ke puncak karir. Jangan biarkan
para pembunuh ide menjerat anda dalam kepicikan. Berpikirlah lugas.
Laksanakan sesuatu secara antusias. Perangilah kelembaban dalam perusahaan.
Sedikit sukses akan menarik kontributor dan dukungan dari seluruh bagian
perusahaan.
Pandanglah para pembunuh ide sebagai sesuatu yang positif, sebagai sebuah
isnentif. Tanganilah negativisme mereka sebagai sebuah alasan untuk
melakukan lebih banyak pekerjaan rumah. Bekerjalah lebih keras untuk sesuatu
yang menjadikan ide anda berfungsi.

(diadaptasi dari: “How To Become CEO”, Jeffery J. Fox)

Yahoo MessengerWhatsAppLineBlogger PostDiggGoogle GmailLinkedInFacebookPlurkTwitterGoogle+FlipboardKakaoPrintInstapaperShare/Bookmark

Leave a Reply