Reading time: 1 – 2 minutes
Alkisah seorang Pedagang kaya di tanah Jawa ingin mengetahui mana dari ketiga anaknya yang siap menggantikannya kelak kalau ia meninggal dunia. Maka dipanggilnyalah ketiga anaknya itu ke hadapannya. Kepada masing-masing anak ia berikan satu uang logam yang bergambar burung merak di satu sisinya dan gambar kuda di sisi yang lain. “Anak-anakku, kalian akan aku ajak bermain,” kata sang Pedagang, “Siapa yang mendapat angka tertinggi yang akan memenangkan permainan ini.” Caraya gampang, lanjut Pedagang kaya itu, bahwa mereka masing-masing akan diberikan kesempatan untuk melemparkan koin itu ke atas dan apabila jatuh kembali dengan sisi koin bergambar kuda di atas, maka nilainya adalah 6. Sebaliknya kalau sisi gamnbar burung ada di atas maka nilainya akan menjadi -1. “Tetapi, kalau kalian tidak melemparkan koin itu, nilainya 2. Saya yang akan menentukan berapa kali kalian masing-masing harus melemparnya. Bagaimana? jelas?” kata Pedagang itu sambil tersenyum lebar. Read the rest of this entry »
Originally posted 2007-03-13 08:02:22.


