Spiritual Reflections

Kita tidak melihat hal-hal sebagaimana adanya, kita melihat hal hal itu sebagaimana keadaan kita

  • Selamat Datang


    Anda bisa temukan kisah kehidupan, dalam keluarga, cinta, relijius, motivasi, renungan, kisah dan cerita yang bisa menggetarkan jiwa, memberikan semangat dalam hidup ini serta segala hal yang bisa berarti dalam hidup ini.
    Mungkin karena kesibukan kita sehari-hari hingga kita melupakan sesuatu yang seharusnya tidak kita lupakan, disini mungkin akan anda temukan hal-hal seperti itu.
    Hargailah waktu anda dan berikan yang terbaik untuk diri anda dan orang-orang yang anda cintai. (17/10/2006)

  • Subscribe to Blog via Email

    Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 2 other subscribers

  • .

    Click here to Enjoy Reading
  • Categories

MENJADI ANGGOTA TIM POSITIF

Posted by momoy On May - 5 - 2013  Email This Post Email This Post    | 

This post has already been read 4385 times!

Kalau semua tim memiliki kemampuan sama, maka tim yang memiliki sikap paling
baiklah yang akan memperoleh hasil terbaik. Sikap itu terbentuk dari
orang-orang yang tergabung dalam tim tersebut. Berikut ini ada sepuluh
langkah yang dapat anda lakukan untuk menjadi seorang anggota tim yang baik.
1–Pastikan anda ingin bekerja dalam sebuah tim.
Tanyakan pada diri sendiri, apakah anda benar-benar ingin menjadi anggota
sebuah tim. Ada orang yang lebih suka bekerja bagi dirinya sendiri, ada yang
lebih suka menjadi pemimpin, dan ada yang memilih bekerja dalam suatu tim.
Sebelum anda dapat menjadi seorang anggota tim yang positif, yakinkan bahwa
anda benar-benar ingin bekerja sebagai anggota sebuah tim.
2–Pilihlah tim yang positif.
Agar anda dapat berperan secara positif, anda perlu lingkungan yang positif.
Bekerjalah dalam sebuah organisasi yang anda percayai. Carilah organisasi
atau perusahaan yang memiliki catatan prestasi terbaik dalam inovasi,
tanggung jawab sosial dan bidang tertentu yang anda minati. Carilah
perusahaan yang mencanangkan misi yang sama dengan nilai-nilai yang anda
percayai.
3–Buatlah komitmen positif terhadap pekerjaan anda.
Komitmen ini menguatkan anda meski sedang menghadapi kesulitan. Bila anda
percaya dengan misi yang diemban oleh perusahaan anda, maka berjanjilah
untuk melakukan sesuatu yang terbaik bagi tim kerja anda.
4–Jelaskan tujuan-tujuan pribadi anda.
Berbicaralah dengan pimpinan anda, dan sampaikan tujuan-tujuan pribadi anda
agar mereka bisa menyetujui sasaran-sasaran pribadi anda. Buatlah kontrak
yang jelas dengan tim dan pimpinan anda. Pastikan pula anda mendapat
dukungan yang diperlukan untuk mencapai tujuan ini.
5–Lakukan pekerjaan yang bermutu tinggi.
Anda telah memiliki dukungan dari pimpinan anda, maka tugas anda kini adalah
mewujudkannya dalam bentuk pekerjaan yang bermutu tinggi. Ini akan mendorong
terciptanya suasana yang menyenangkan dan dapat mengembangkan bakat anda.
Dengan melakukan pekerjaan yang bermutu tinggi, anda memuaskan diri anda
sendiri, tim, pimpinan sekaligus customer anda.
6–Kembangkan peranan positif dalam tim.
Perjelas apa kekuatan anda agar anda bisa melakukan cara terbaik bagi tim
anda. Berbicara pada atasan anda mengenai tujuan-tujuan anda, lalu wujudkan
itu menjadi hasil yang baik. Memang terkadang anda tidak bisa mengembangkan
peran anda dalam tim. Mungkin ini disebabkan oleh pimpinan anda yang tidak
sepenuhnya yakin akan kemampuan anda, maka bekerjalah di waktu senggang
untuk melakukan yang terbaik. Carilah kesempatan agar anda bisa menggunakan
kekuatan anda. Dalam hal ini peran pemimpin diperlukan untuk mendorong anda
agar bisa menunjukkan bakat yang anda miliki, bukan mendiamkannya.
7–Doronglah anggota tim lain.
Ini menuntut anda untuk mengembangkan kemampuan hubungan antar manusia di
samping ketrampilan teknis. Sebagai anggota tim, anda dapat melakukan
pekerjaan dengan lebih baik bila mereka mengetahui cara mendukung para
kolega anda. Berilah kesempatan bagi anggota tim untuk memperbaiki diri.
Jadilah pembimbing bagi para anggota tim yunior.
8–Temukan penyelesaian positif terhadap berbagai masalah.
Kembangkan budaya dimana anggota tim dapat membantu anggota tim lainnya
dengan mengusulkan berbagai kemungkinan pemecahan masalah. Sesungguhnya
karyawan lebih mengetahui pekerjaannya daripada atasannya, maka doronglah
anggota tim menyelesaikan masalahnya sendiri secara positif.
9–Raihlah tujuan pribadi anda.
Tugas pertama anggota tim adalah mencapai sasaran pribadinya. Perhatikan
lintasan anda, bukan lintasan orang lain. Ini berarti anda harus memiliki
tujuan yang jelas, bekerja keras, dan menyelesaikan pekerjaan anda dengan
baik.
10–Bantulah tim meraih tujuannya.
Singsingkan lengan baju. Ulurkan tangan anda. Pada saat krisis tiba, yang
diperlukan dari setiap anggota tim adalah membantu tim sepenuhnya,
menghadapi tantangan dan menyelesaikan krisis.
Perhatikan kembali sepuluh langkah di atas, dan tanyakan pada diri anda
sendiri:
– Bagaimana rasanya menjadi anggota suatu tim?
– Apakah menjadi anggota tim adalah tepat bagi anda?
– Apakah anda bisa bekerja dalam tim dan melakukan pekerjaan kreatif?
Bila anda menjawab “tidak”, maka pikirkan sekali lagi. Jangan habiskan waktu
anda untuk melakukan sesuatu yang bagus namun gagal mendorong orang lain
dalam tim anda. Terimalah tanggung jawab untuk kepentingan masa depan anda
sendiri. Bergabunglah dengan tim yang benar-benar anda inginkan, lalu
bulatkan tekad untuk menjadi anggota tim yang baik.

Mike Pegg

Yahoo MessengerWhatsAppLineBlogger PostDiggGoogle GmailLinkedInFacebookPlurkTwitterGoogle+FlipboardKakaoPrintInstapaperShare/Bookmark

Leave a Reply