Spiritual Reflections

Kita tidak melihat hal-hal sebagaimana adanya, kita melihat hal hal itu sebagaimana keadaan kita

  • Selamat Datang


    Anda bisa temukan kisah kehidupan, dalam keluarga, cinta, relijius, motivasi, renungan, kisah dan cerita yang bisa menggetarkan jiwa, memberikan semangat dalam hidup ini serta segala hal yang bisa berarti dalam hidup ini.
    Mungkin karena kesibukan kita sehari-hari hingga kita melupakan sesuatu yang seharusnya tidak kita lupakan, disini mungkin akan anda temukan hal-hal seperti itu.
    Hargailah waktu anda dan berikan yang terbaik untuk diri anda dan orang-orang yang anda cintai. (17/10/2006)

  • Subscribe to Blog via Email

    Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 2 other subscribers

  • .

    Click here to Enjoy Reading
  • Categories

Hari Ayah

Posted by momoy On August - 18 - 2015  Email This Post Email This Post    | 

This post has already been read 4910 times!

Di Amerika dan juga di berbagai negara lainnya; disetiap hari Minggu
ketiga pada bulan Juni (17 Juni 2007) mereka merayakan ?Father’s
Day” atau Hari Ayah ? Hari Bapa. Oleh sebab itulah dalam kesempatan
ini mang Ucup ingin menulis tentang ?Ayah”.
Hampir setiap anak di dunia ini belajar bicara dengan memulai dua
kata pertama ?Papa & Mama”. Kata Papa mereka ucapkan sebagai kata
kedua setelah Mama. Kata Papa itu sendiri diserap dari bahasa
Perancis. 71% penduduk dunia mengenal kata ?Papa” ini berdasarkah
hasil penelitian terhadap 1.000 macam bahasa. Papa dalam bahasa
Latin ?Tata” sedang dalam bahasa Rusia = Nana.
Dalam gereja Katolik perkataan Abbot, Abbes berarti Bapa juga. Kata
ini diserap dari bahasa Ibrani = Aba. Abraham Lincoln nama kecilnya
adalah Abe. Umat Katolik menyembut pembimbing agamanya dengan
sebutan Padre (ayah) yang diserap dari bahasa Spanyol maupun
Portugis. Romo dalam bahasa Portugis = Padrinho, dari situlah kata
Padri dalam bahasa Indonesia itu diserap.
Walaupun demikian umat Protestan menilai panggilan Romo terhadap
pembimbing agama itu haram berdasarkan ayat: ?Dan janganlah kamu
menyebut siapapun bapa di bumi ini, karena hanya satu Bapamu, yaitu
Dia yang di sorga.” (Matius 23:9)
Sedangkan kata Father diserap dari bahasa Sangsekerta ?Pitar”, dalam
bahasa Yunani & Latin = Pater.
Orang Rumawi berpendapat: ?Mater semper certa; pater est quem
nuptiae demonstrant” ? Hanya Ibu yang pasti, sedangkan Ayah adalah
yang dikawini.
Kita bisa yakin bahwa itu adalah Ibu kandung kita, karena ialah yang
melahirkan, tetapi ayah belum tentu, lihat saja berapa banyak proses
permohonan DNA Test, karena mereka sendiri tidak yakin apakah itu
anaknya ataukah bukan.
Hari Ayah itu dirayakan tidak seperti hari Tahun Baru ialah pada
saat yang bersamaan dan dengan alasan yang sama. Misalnya di Italy,
Spanyol, Portugis dan negara-negara dimana banyak umat Katolik;
mereka merayakan hari Ayah bertepatan dengan hari Santo Yusuf pada
tanggal 19 Maret.
Di Taiwan pada tanggal 8 Agustus, sebab lafal untuk kata angka
delapan dalam bahasa Mandarin = Pa jadi tanggal 8 bulan 8 sama
seperti Pa-Pa. Sedangkan di Thailand hari ayah ini disebut “Wan
Phor” yang selalu dirayakan pada tanggal 5 Desember dan merupakan
hari libur nasional, sebab hari itu adalah HUT dari Raja Bhumibol
Adulyadej sebagai Bapa Bangsa.
Di Amerika mereka merayakan pada hari Minggu ketiga pada bulan Juni.
Pada tahun 1974, President Nixon yang pertama kalinya mencanangkan
hari Ayah ini sebagai hari libur nasional.
Tradisi ini diawali pada tahun 1909 atas gagasan dari Mrs. Sonora
Smart Dodd untuk mengenang ayahnya Mr Willian Smart yang telah dapat
membesar kelima anak-anaknya tanpa bantuan dari istrinya, sebab
istrinya meninggal dunia pada saat ia melahirkan anaknya yang ke
enam.

Yahoo MessengerWhatsAppLineBlogger PostDiggGoogle GmailLinkedInFacebookPlurkTwitterGoogle+FlipboardKakaoPrintInstapaperShare/Bookmark

Leave a Reply