Spiritual Reflections

Kita tidak melihat hal-hal sebagaimana adanya, kita melihat hal hal itu sebagaimana keadaan kita

  • Selamat Datang


    Anda bisa temukan kisah kehidupan, dalam keluarga, cinta, relijius, motivasi, renungan, kisah dan cerita yang bisa menggetarkan jiwa, memberikan semangat dalam hidup ini serta segala hal yang bisa berarti dalam hidup ini.
    Mungkin karena kesibukan kita sehari-hari hingga kita melupakan sesuatu yang seharusnya tidak kita lupakan, disini mungkin akan anda temukan hal-hal seperti itu.
    Hargailah waktu anda dan berikan yang terbaik untuk diri anda dan orang-orang yang anda cintai. (17/10/2006)

  • Subscribe to Blog via Email

    Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 2 other subscribers

  • .

    Click here to Enjoy Reading
  • Categories

Komunikator Yang Baik

Posted by admin On October - 19 - 2015  Email This Post Email This Post    | 

This post has already been read 4109 times!

BUKALAH TELINGA UNTUK MEMAHAMI, BARU SETELAH ITU BERBICARALAH DENGAN KASIH

Seorang anak laki-laki dan ayah tirinya mengalami kesulitan untuk saling berkomunikasi.

Sang ayah adalah orang yang ramah, sedangkan sang anak pendiam. Sang ayah suka memancing, sedangkan sang anak suka membaca.

Agar bisa lebih dekat dengannya, sang ayah mengajaknya memancing. Sang anak sebetulnya tidak menyukai ajakan tersebut, tetapi ia tidak tahu bagaimana memberi tahu ayahnya secara langsung. Jadi ia menulis di atas secarik kertas bahwa ia ingin pulang. Setelah melihatnya sebentar, sang ayah mengantongi kertas itu.

Acara memancing terus berlanjut sampai empat hari berikutnya. Saat akhirnya mereka pulang, sang anak mengungkapkan keputusasaannya kepada ibunya dan berkata bahwa ayah tirinya tidak mempedulikan tulisannya. Namun sang ibu berkata kepadanya, “Nak, ayahmu tidak dapat membaca.” Sayangnya, sang ayah tidak pernah mengungkapkan hal tersebut kepada si anak.

Komunikasi yang baik terjadi tidak hanya saat kita mengetahui apa yang ingin kita katakan, tetapi juga saat kita mengenal orang yang kita ajak bicara. Untuk saling mengenal, kita harus rela bila orang lain mengetahui kelemahan dan kekurangan kita.

Penulis : Haddon Robinson

Yahoo MessengerWhatsAppLineBlogger PostDiggGoogle GmailLinkedInFacebookPlurkTwitterGoogle+FlipboardKakaoPrintInstapaperShare/Bookmark

Leave a Reply