Beberapa kali saya memperhatikan ketika putri kecil saya menyusu, putri kecil itu meminum susu sesuai dengan takaran yang ada entah itu asi atau susu formula, ketika saya berusaha memberi lebih jumlah susu kepada putri saya tersebut ternyata dia akan terbuang secara alami melalui muntahan yang keluar dari mulutnya. Dalam hal ini saya belajar kita manusia sebenarnya harus merasa cukup dengan apa yang kita miliki, tidak berlebihan dalam kehidupan, apapun yang berlebihan akan terbuang percuma.
Pada dasarnya manusia selalu merasa tidak pernah cukup akan apa yang dimilikinya, Rasa tidak puas atas apa yang diterima dalam kehidupan seringkali menjadikan manusia melakukan hal-hal yang bertentangan dengan nilai dan norma yang di anut. Terkadang, ukuran kecukupan dalam perolehan apapun di dunia ini dipandang begitu relatif, kecuali bagi orang-orang yang sadar dan mencukupkan dirinya dengan segala hal yang telah ia terima.
Ada suatu hukum yang namanya kenikmatan yang berkurang, Coba anda bayangkan ketika anda suatu hari sehabis perjalanan jauh dan anda sangat haus dan anda membeli kelapa muda, ketika tegukan pertama, rasa puas yang anda dapatkan sangatlah luar biasa bila diberi nilai akan mendapat nilai 7 (sekala 1-10), dan anda mencoba menambah 1 gelas kelapa muda lagi, apa yang akan anda rasakan kenikmatan yang anda rasakan tidak senikmat kelapa muda yang pertama dan kepuasan tersebut akan mendapat nilai 6, bila anda teruskan untuk menambah gelas kelapa berkali-kali maka nilai kenikmatan air kelapa muda itu akan semakin berkurang, sehingga pada akhirnya akan melewati angka 0, atau
tidak nikmat sama sekali, bahkan menjadi minus dan anda akan memuntahkan kembali air kelapa tersebut.
Read the rest of this entry »