Spiritual Reflections

Kita tidak melihat hal-hal sebagaimana adanya, kita melihat hal hal itu sebagaimana keadaan kita

Archive for May, 2009

Hukum Truk Sampah

Posted by admin On May - 16 - 2009ADD COMMENTS

Suatu hari saya naik sebuah taxi dan menuju ke Bandara. Kami melaju pada jalur yang benar ketika tiba-tiba sebuah mobil hitam melompat keluar dari tempat parkir tepat di depan kami. Supir taxi menginjak pedal rem dalam-dalam hingga ban mobil berdecit dan berhenti hanya beberapa cm dari mobil tersebut.

Pengemudi mobil hitam tersebut mengeluarkan kepalanya &mulai menjerit ke arah kami. Supir taxi hanya tersenyum & melambai pada orang orang tersebut. Saya benar-benar heran dengan sikapnya yang bersahabat. Maka saya bertanya, “Mengapa anda melakukannya? Orang itu hampir merusak mobil anda dan dapat saja mengirim kita ke rumah sakit!” Saat itulah saya belajar dari supir taxi tersebut mengenai apa yang saya kemudian sebut “Hukum Truk Sampah”. Read the rest of this entry »

Mari Mulai Memperbaiki

Posted by admin On May - 15 - 2009ADD COMMENTS

Pernahkah suatu kali kita menemui bahwa ternyata secara tak sengaja telah tersakiti hati orang-orang lain di sekitar kita. Kita melangkah memulai hari tanpa mengerti bahwa kemarin, dua hari lalu, atau hari-hari sebelumnya lagi, entah berapa banyak orang yang tak berkenan dengan apa yang telah kita lakukan. Walau tanpa sadar, walau tak bermaksud demikian, namun hati yang terlanjur tersakiti, sulit tuk dipulihkan lagi. Read the rest of this entry »

Pelajaran Berharga

Posted by admin On May - 14 - 2009ADD COMMENTS

Saat mengetahuinya, aku sempat tidak percaya adalah orang di sampingku dapat melakukannya. Sejak berpacaran, dia sungguh baik dan sabar walaupun terkadang agak kekanakan. Terhadap keluargapun dia sangat berbakti dengan rela mengorbankan apapun untuk ibu tercinta. Terlahir sebagai anak dari seorang janda, lika liku kehidupan yang keras pun akhirnya harus dijalani akibat perbuatan sang ayah yg tidak bertanggung jawab. Mungkin itulah penyebab dari sikapnya yang agak kasar dan keras, lingkungan telah mengubahnya. Read the rest of this entry »

Mulailah Memberi

Posted by admin On May - 13 - 2009ADD COMMENTS

Bila tak seorang pun berbelas kasih pada kesulitan anda.
Atau, tak ada yang mau merayakan keberhasilan anda.
Atau tak seorang pun bersedia mendengarkan, memandang, memperhatikan apa pun pada diri anda. Jangan masukkan ke dalam hati. Manusia selalu disibukkan oleh urusannya sendiri. Manusia kebanyakan mendahulukan kepentingannya sendiri.

Anda tak perlu memasukkan itu ke dalam hati.
Karena hanya akan menyesakkan dan membebani langkah anda.
Ringankan hidup anda dengan memberi pada orang lain.
Semakin banyak anda memberi semakin mudah anda memikul hidup ini.

Berdirilah di depan jendela. Pandanglah keluar. Tanyakan pada diri sendiri, apa yang bisa anda berikan pada dunia ini. Pasti ada alasan kuat mengapa anda hadir di sini.

Bukan untuk merengek atau meminta dunia menyanjung anda.
Keberadaan anda bukan untuk kesia-siaan. Bahkan seekor cacing pun dihidupkan untuk menggemburkan tanah. Dan, sebongkah batu dipadatkan untuk menahan gunung. Alangkah hebatnya anda dengan segala kekuatan yang tak dimiliki siapapun untuk mengubah dunia. Itu hanya terwujud bila anda mau memberikannya.

Dalam dunia ideal, Anda hanya perlu melakukan hal yang dicintai untuk
dilakukan, namun kenyataannya dalam kehidupan kadang-kadang jauh dari
ideal, dan hal ini memaksa anda untuk berurusan dengan hal-hal yang Anda
tidak sukai atau mungkin tidak sesuai dengan keinginan anda.

untuk mencapai suatu kesuksesan orang harus mampu melakukan dengan baik pada hal yang tidak di sukai dan hal ini adalah penting untuk kesuksesan pribadi
orang tersebut, konsisten sebagai kinerja membuat anda lebih menonjol dari
rekan-rekan. Sebenernya tinggal bagaimana anda memotivasi diri sendiri untuk
dapat tidak hanya melalui atau melakukan suatu pekerjaan yang tidak anda
sukai itu, tapi benar-benar menemukan beberapa kenikmatan dalam proses?
Karena ingat, Anda akan lebih memiliki performa baik jika Anda menikmati apa
yang Anda lakukan. Read the rest of this entry »

Sign up for PayPal and start accepting credit card payments instantly.