Ada seorang montir yang suatu hari merasa dirinya lebih cocok jadi seorang filsuf, dia belajar filosofi sambil sementara itu rajin bekerja. Lalu lambat laun karena banyak membaca karya-karya para filsuf, maka dia merasa bahwa dirinya juga ditakdirkan sebagai seorang filsuf.Akibatnya dia makin kurang menggunakan keterampilannya sebagai montir, malah dia lebih banyak berceloteh filosofi daripada bekerja. Akibatnya, yang tadinya dia montir terkenal yang banyak pelanggannya, lambat laun para pelanggan meninggalkan dia. Sayangnya montir tersebut tidak merasa ada yang salah dengan dirinya, Read the rest of this entry »
Archive for June, 2009
Semangkuk Bakmi Panas
Pada malam itu Ana bertengkar dengan ibunya. Karena sangat marah, Ana segera meninggalkan rumah tanpa membawa apapun. Saat berjalan di suatu jalan, ia baru menyadari bahwa ia sama sekali tidak membawa uang. Saat menyusuri sebuah jalan, ia melewati sebuah kedai bakmi dan ia mencium harumnya aroma masakan. Ia ingin sekali memesan semangkuk bakmi, tetapi ia tidak mempunyai uang. Pemilik kedai melihat Ana berdiri cukup lama di depan kedainya, lalu berkata, “Nona, apakah engkau ingin memesan semangkuk bakmi?” “Ya, tetapi, aku tidak membawa uang.” jawab Ana dengan malu-malu “Tidak apa-apa, aku akan mentraktirmu.” jawab si pemilik kedai, “Silakan duduk, aku akan memasakkan bakmi untukmu”. Read the rest of this entry »



