Spiritual Reflections

Kita tidak melihat hal-hal sebagaimana adanya, kita melihat hal hal itu sebagaimana keadaan kita

Archive for the ‘Kesehatan’ Category

TEKNIK ABORSI

Posted by admin On February - 4 - 2012ADD COMMENTS

Reading time: < 1 minute

Adilatasi dan kuret (Dilatation & curettage)
Lubang leher rahim diperbear, agar rahim dapat dimasuki kuret, yaitu sepotong alat yang tajam. Kemudian janin yang hidup itu dicabik kecil-kecil, dilepaskan dari dinding rahim dan dibuang keluar. Umumnya terjadi banyak pendarahan. Bidan operasi ini harus mengobatinya dengan baik, bila tidak, akan terjadi infeksi. Read the rest of this entry »

Originally posted 2006-11-21 16:41:29.

Stagnan, Jumlah Akseptor KB

Posted by admin On January - 29 - 2012ADD COMMENTS

Reading time: < 1 minute

JAKARTA, KOMPAS.com – Indonesia merupakan salah satu negara yang menyepakati tujuan milenium (MDGs) dengan target 5b berupa peningkatan jumlah prevalensi kontrasepsi (CPR) dari 57,4 persen menjadi 70 persen di tahun 2015.

Sayangnya Indonesia cenderung stagnan, karena dalam 5 tahun terakhir jumlah privalensi kontrasepsi hanya naik 1 persen. Saat ini tiga provinsi yang memiliki CPR terendah adalah Papua 24,5 persen, .Maluku 29,4 persen, dan Papua Barat 37,5 persen.

Secara nasional, bahkan unmet need (akseptor yang tidak terlayani) meningkat dari 8,1 persen menjadi 9,3 persen. Kurangnya dana menjadi salah satu alasan tidak terlayaninya kebutuhan calon akseptor.

Data dari BKKBN menyebutkan, alokasi anggaran nasional untuk KB tahun 2009 sebesar Rp 1,2 triliun dan naik jadi 2,3 triliun tahun 2010. Akan tetapi jumlah itu dinilai masih jauh dari kebutuhan anggaran KB sebesar Rp 3,6 triliun per tahun.

Originally posted 2010-11-10 07:00:20.

Perokok Indonesia Terbesar Ketiga Dunia

Posted by admin On January - 23 - 2012ADD COMMENTS

Reading time: 1 – 2 minutes

JAKARTA, KOMPAS.com – Indonesia masih menduduki peringkat ketiga untuk jumlah perokok di dunia, yakni sekitar 65 juta orang. Angka ini akan terus meningkat jika pemerintah tidak mengatur perilaku merokok dan industri rokok serta tidak menerapkan larangan iklan rokok.

Hal itu diungkapkan Ketua Komisi Nasional Pengendalian Tembakau, Laksmiati Hanafiah, ketika ditemui Kompas.com, Sabtu (2/10/2010) di sela-sela Aksi Damai Sehat, Cerdas dan Berprestasi tanpa Rokok yang digelar di Citywalk Sudirman, Jakarta.

Menurut perempuan yang akrab disapa Mia itu, usia para perokok di Indonesia lebih banyak pada kisaran 15 hingga 19 tahun. “Di antaranya 70 persen dari jumlah perokok itu adalah masyarakat kalangan menengah ke bawah,” katanya.

Akibatnya, lanjut Mia, para orangtua dari kalangan tersebut kurang memperhatikan gizi anak-anak mereka. “Uang yang harusnya untuk beli makanan, ternyata dihabiskan untuk membeli rokok,” ujarnya.

Sekjen Komnas Pengendalian Tembakau, Suhardi, mengatakan, kalangan perokok dari masyarakat berpendidikan rendah dan keuangannya menengah ke bawah kurang begitu memperhatikan kalimat peringatan bahaya merokok.

“Sebaiknya di dalam bungkus rokok, terdapat peringatan dengan gambar. Contohnya, gambar penyakit yang ditimbulkan akibat rokok, seperti stroke dan kanker,” kata Suhardi.

Dia mengungkapkan, negara tetangga sudah mencoba menerapkan peringatan merokok melalui gambar.

“Malaysia, Singapura, dan negara-negara lain telah mempraktikkannya. Terbukti, jumlah perokok di beberapa negara itu justru mengalami penurunan 15-20 persen,” ujarnya.

Originally posted 2010-11-09 15:59:35.

Malpraktik Bagaimana Mencegahnya?

Posted by admin On December - 28 - 2011ADD COMMENTS

Reading time: < 1 minute

Malpraktik bisa terjadi kapan saja dan pada siapa saja. Supaya tidak menjadi korban, apa yang seharusnya dilakukan?

Jika Anda seorang wanita berusia 38 tahun,dan dokter mengatakan bahwa benjolan yang Anda rasakan di payudara tidak memerlukan terapi lebih lanjut karena benjolan itu tidak terlihat sewaktu diperiksa dengan mammografi, apakah Anda akan menerima begitu saja apa kata dokter? Read the rest of this entry »

Originally posted 2007-01-25 10:31:30.

Merokok

Posted by admin On December - 22 - 2011ADD COMMENTS

Reading time: < 1 minute

Lebih Beresiko Besar pada Anak Muda dibanding Orang Tua

MESKI sudah di ketahui bahwa kebiasaan merokok bisa menyebabkan impotensi pada kalangan pria, akan tetapi himbauan ini tetap saja tidak diindahkan banyak kalangan. Berdasarkan data dari American Journal of Epidemiology (15 Februari 2005), seperti dikutip dari Reuters, Selasa (1/3), bahwa merokok menyebabkan impotensi. Dan ini sangat tinggi resikonya pada kalangan anak muda.

Dalam sebuah penelitian ditemukan bahwa lebih dari 1.300 pria yang merokok punya resiko terbesar dengan masalah disfungsi ereksi dibanding mereka tidak merokok. Para pria perokok yang berusia sekitar 40 tahun menjadi obyek dari penelitian ini menunjukkan resiko yang berhubungan deng Read the rest of this entry »

Originally posted 2006-12-24 10:30:01.

Sign up for PayPal and start accepting credit card payments instantly.