Spiritual Reflections

Kita tidak melihat hal-hal sebagaimana adanya, kita melihat hal hal itu sebagaimana keadaan kita

  • Selamat Datang


    Anda bisa temukan kisah kehidupan, dalam keluarga, cinta, relijius, motivasi, renungan, kisah dan cerita yang bisa menggetarkan jiwa, memberikan semangat dalam hidup ini serta segala hal yang bisa berarti dalam hidup ini.
    Mungkin karena kesibukan kita sehari-hari hingga kita melupakan sesuatu yang seharusnya tidak kita lupakan, disini mungkin akan anda temukan hal-hal seperti itu.
    Hargailah waktu anda dan berikan yang terbaik untuk diri anda dan orang-orang yang anda cintai. (17/10/2006)

  • Subscribe to Blog via Email

    Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 2 other subscribers

  • .

    Click here to Enjoy Reading
  • Categories

Archive for the ‘Anak’ Category

Menjadi Juara

Posted by admin On May - 14 - 2011ADD COMMENTS

Suatu ketika, ada seorang anak yang sedang mengikuti sebuah lomba mobil balap mainan. Suasana sungguh meriah siang itu, sebab, ini adalah babak final. Hanya tersisa 4 orang sekarang dan mereka memamerkan setiap mobil mainan yang dimiliki. Semuanya buatan sendiri, sebab memang begitulah peraturannya.

Ada seorang anak bernama Mark. Mobilnya tak istimewa, namun ia termasuk dalam 4 anak yang masuk final. Dibanding semua lawannya, mobil Mark-lah yang paling tak sempurna. Beberapa anak menyangsikan kekuatan mobil itu untuk berpacu melawan mobil lainnya. Read the rest of this entry »

Yahoo MessengerWhatsAppLineBlogger PostDiggGoogle GmailLinkedInFacebookPlurkTwitterGoogle+FlipboardKakaoPrintInstapaperShare/Bookmark

Yang Terindah

Posted by admin On April - 30 - 20111 COMMENT

Menjelang hari raya, seorang ayah membeli beberapa gulung kertas kado. Putrinya yang masih kecil, masih balita, meminta satu gulung. Untuk apa ?” – tanya sang ayah.
“Untuk kado, mau kasih hadiah.” – jawab si kecil.
“Jangan dibuang-buang ya.” – pesan si ayah, sambil memberikan satu gulungan kecil.

Persis pada hari raya, pagi-pagi si cilik sudah bangun dan membangunkan ayahnya,
“Pa, Pa – ada hadiah untuk Papa.”
Read the rest of this entry »

31 Desember 2004 .. suatu siang di tenda penampungan pengungsi di Blang Bintang, Banda Aceh. Seperti hari-hari lalu, banyak orang lalu lalang diantara barisan pengungsi yang tercerai berai dari keluarganya. Ada pejabat-pejabat yang menghibur dan membesarkan hati mereka. Juga relawan yang hilir mudik mengemasi sumbangan para penderma. Diantara kesibukan itu, suara tangis terdengar lamat-lamat. Seorang gadis kecil duduk di pojok tenda, berbaju tidur motif kembang. Wajahnya suram, air matanya mengalir bak sungai kecil. Kepalanya dililit perban, menutupi rambutnya yang pendek. Diantara tangisnya, berulang kali gadis itu menyebut “Papa … Mama” dan air matanya berurai deras lagi setelahnya. Read the rest of this entry »

Bukti Sebuah Keyakinan

Posted by admin On April - 18 - 2011ADD COMMENTS

(Walter W. Meade – Chicken Soup for the Unsinkable Soul)

Ketika anakku Luke masih kecil, ia senang duduk di pangkuanku sambil menonton televisi.

Kadang-kadang ia menunjuk ke sesuatu yang menurutnya adalah bagian dari dunia nyata – kecelakaan lalu lintas, kebakaran, Joe Montana, astronot – dan mana yang bukan. Big Bird, misalnya, merupakan bagian dari dunia khayal. Begitu pula dinosaurus. Read the rest of this entry »

Aku Pernah Datang dan Aku Sangat Penurut

Posted by admin On April - 15 - 20111 COMMENT

Aku Pernah Datang Dan Aku Sangat Penurut

True Story !!! Yu Yuan Gadis Kecil Berhati Malaikat. yang berjuang hidup dari Leukimia Ganas, setelah merasa tidak dapat disembuhkan lagi, ia rela melepaskan segala-galanya dan menyumbangkan untuk anak-anak lain yang masih punya harapan. Sungguh .. tak abis kata2 untuk Yu Yuan. Terima kasih telah memberikan contoh mulia kepada kami…

Kisah tentang seorang gadis kecil yang cantik yang memiliki sepasang bola mata yang indah dan hati yang lugu polos. Dia adalah seorang yatim piatu dan hanya sempat hidup di dunia ini selama delapan tahun. Satu kalimat terakhir yang ia tinggalkan di batu nisannya adalah saya pernah datang dan saya sangat penurut. Anak ini rela melepasakan pengobatan, padahal sebelumnya dia telah memiliki dana pengobatan sebanyak 540.000 dolar yang didapat dari perkumpulan orang Chinese seluruh dunia. Dan membagi dana tersebut menjadi tujuh bagian, yang dibagikan kepada tujuh anak kecil yang juga sedang berjuang menghadapi kematian. Dan dia rela melepaskan pengobatannya.

Read the rest of this entry »