Spiritual Reflections

Kita tidak melihat hal-hal sebagaimana adanya, kita melihat hal hal itu sebagaimana keadaan kita

  • Selamat Datang


    Anda bisa temukan kisah kehidupan, dalam keluarga, cinta, relijius, motivasi, renungan, kisah dan cerita yang bisa menggetarkan jiwa, memberikan semangat dalam hidup ini serta segala hal yang bisa berarti dalam hidup ini.
    Mungkin karena kesibukan kita sehari-hari hingga kita melupakan sesuatu yang seharusnya tidak kita lupakan, disini mungkin akan anda temukan hal-hal seperti itu.
    Hargailah waktu anda dan berikan yang terbaik untuk diri anda dan orang-orang yang anda cintai. (17/10/2006)

  • Subscribe to Blog via Email

    Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 2 other subscribers

  • .

    Click here to Enjoy Reading
  • Categories

Archive for the ‘Cinta’ Category

Toshinobu Kubota

Posted by momoy On September - 24 - 2007ADD COMMENTS

Toshinobu Kubota, yang biasa dipanggil Shinji mengucapkan selamat tinggal kepada keluarganya di negerinya yang lama untuk mencari hidup yang lebih baik di Amerika. Ayahnya memberinya uang simpanan keluarga yang disembunyikan di dalam kantong kulit.
“Di sini keadaan sulit,” katanya sambil memeluk putranya dan mengucapkan selamat tinggal. “Kau adalah harapan kami.”
Shinji naik ke kapal lintas Atlantik yang menawarkan transport gratis bagi pemuda-pemuda yang mau bekerja sebagai penyekop batubara sebagai imbalan ongkos pelayaran selama sebulan. Kalau Shinji menemukan emas di Pegunungan Colorado , keluarganya akan menyusul. Read the rest of this entry »

Yahoo MessengerWhatsAppLineBlogger PostDiggGoogle GmailLinkedInFacebookPlurkTwitterGoogle+FlipboardKakaoPrintInstapaperShare/Bookmark

Yuu..uk cari Jodoh

Posted by momoy On June - 27 - 2007ADD COMMENTS

Oret2an ini bukan hanya sekedar untuk ‘jombloh’ = yang belum punya
pasangan, tetapi untuk semua yang ingin mengetahui : “Ada apa dengan
cinta?”
Pada saat cowo lagi jatuh cinta, ia mengucapkan : `Belah saja
dadaku, hanya untuk membuktikan banyak cinta untukmu, bintangpun ku
berikan, bila kau menerimaku, tetapi kenyataannya semua itu mimpi,
hanyalah bualan, semua itu bohong’ (text lagu Jomblo – Gigi)
Pada zaman sekarang ini sudah tidak ada lagi kisah cinta ala Sampek
Engtai ato Romeo & Julia, ato cinta abis. Masalahnya cinta zaman Read the rest of this entry »

Hati Yang Berubah

Posted by momoy On May - 12 - 2007ADD COMMENTS

seorang wanita yang meminta konseling dari Dr. George W. Crane, seorang psikolog, mengatakan bahwa ia membenci suaminya dan berniat menceraikannya.

“Aku ingin menyakitinya sekeras mungkin”, katanya tegas.

“Baiklah”, kata Dr. Crane.

“Aku menasihati Anda untuk mulai membanjirinya dengan pujian. Ketika Anda mulai tak tergantikan baginya, ketika ia berpikir Anda mencintainya dengan penuh pengabdian, mulailah tindakan perceraian. Itulah cara untuk menyakitinya” . Read the rest of this entry »

SEBUAH PENANTIAN YANG PANJANG

Posted by admin On March - 9 - 20074 COMMENTS

Di sebuah kota kecil yg tenang & indah, ada sepasang pria & wanita yg saling mencintai. Mereka selalu bersama memandang matahari terbit di puncak gunung, bersama di pesisir pantai menghantar matahari senja. Setiap org yg bertemu dgn mereka tdk bisa tdk akan menghantar pandangan kagum & doa bahagia. Mereka saling mengasihi satu sama lain. Namun pd suatu hari, malang sang lelaki mengalami luka berat akibat sebuah kecelakaan. Ia berbaring di atas ranjang pasien bbrp malam tdk sadarkan diri di rumah sakit. Siang hari sang wanita menjaga di depan ranjang & dgn tiada henti memanggil2 kekasih yg tdk sadar sedikitpun. Malamnya ia ke gereja kecil di kota tsb & tak lupa berdoa kepada Tuhan agar kekasihnya selamat. Air matanya sendiri hampir kering krn menangis sepanjang hari. Read the rest of this entry »

Setelah Kau Menikahiku (Bagian IV)

Posted by admin On March - 2 - 20072 COMMENTS

Dalam perjalanan aku kembali memikirkan mawar putih itu. Sejak aku melihatnya, aku tahu kalau itu bukan dari Idan. Idan mustahil bias seromantis itu. Hanya satu orang yang kutahu pernah dan selalu memberiku mawar putih. Dan ia adalah milik masa lalu yang tak pernah kubayangkan bisa dan akan kembali. Tapi pesan itu? Restoran itu masih seperti yang kukenang. Sederhana dan tidak mencolok di bagian luarnya; tetapi begitu aku masuk, aku menemukan kedamaian dan ketenangan dalam interiornya yang lapang dan asri, dengan kolam-kolam kecil berisi teratai merah jambu dan putih serta suara gemericik air terjun buatan di sepanjang satu dindingnya. Tidak ada yang berubah. Dan meja nomor lima itu masih sedikit di sudut, terhalangi serumpun gelagah. Ketika aku menghampiri meja itu, aku tidak lagi merasa sebagai Puspita yang berusia tiga puluh empat tahun, yang dewasa dan percaya diri, tapi seorang gadis berusia dua puluh tiga tahun, yang tercabik di antara cinta dan ambisi. Di meja itu harusnya seseorang menantiku, seperti sepuluh tahun yang silam. Sebagian hatiku mengingatkan untuk tidak terlalu berharap. Masa lampau mustahil kembali lagi. Tapi segalanya masih begitu serupa dulu, hingga aku sulit memisahkan kini dan saat itu. Read the rest of this entry »