Spiritual Reflections

Kita tidak melihat hal-hal sebagaimana adanya, kita melihat hal hal itu sebagaimana keadaan kita

  • Selamat Datang


    Anda bisa temukan kisah kehidupan, dalam keluarga, cinta, relijius, motivasi, renungan, kisah dan cerita yang bisa menggetarkan jiwa, memberikan semangat dalam hidup ini serta segala hal yang bisa berarti dalam hidup ini.
    Mungkin karena kesibukan kita sehari-hari hingga kita melupakan sesuatu yang seharusnya tidak kita lupakan, disini mungkin akan anda temukan hal-hal seperti itu.
    Hargailah waktu anda dan berikan yang terbaik untuk diri anda dan orang-orang yang anda cintai. (17/10/2006)

  • Subscribe to Blog via Email

    Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 2 other subscribers

  • .

    Click here to Enjoy Reading
  • Categories

Archive for the ‘Keluarga’ Category

Kisah Karpet

Posted by momoy On September - 13 - 2012ADD COMMENTS

Sebuah kisah nyata…
Ada seorang ibu rumah tangga yang memiliki 4 anak laki-laki.
Urusan belanja, cucian, makan, kebersihan & kerapihan rumah dapat ditanganinya dengan baik.
Rumah tampak selalu rapih, bersih & teratur dan suami serta anak-anaknya sangat menghargai pengabdiannya itu.
Cuma ada satu masalah, ibu yang pembersih ini sangat tidak suka kalau karpet di rumahnya kotor. Ia bisa meledak dan marah berkepanjangan hanya gara-gara melihat jejak sepatu di atas karpet, dan suasana tidak enak akan berlangsung seharian. Padahal, dengan 4 anak laki-laki di rumah, hal ini mudah sekali terjadi terjadi dan menyiksanya.
Atas saran keluarganya, ia pergi menemui seorang psikolog bernama Virginia Satir, dan menceritakan masalahnya.
Setelah mendengarkan cerita sang ibu dengan penuh perhatian, Virginia Satir tersenyum & berkata kepada sang ibu:
“Ibu harap tutup mata ibu dan bayangkan apa yang akan saya katakan” Ibu itu kemudian menutup matanya. Read the rest of this entry »

Yahoo MessengerWhatsAppLineBlogger PostDiggGoogle GmailLinkedInFacebookPlurkTwitterGoogle+FlipboardKakaoPrintInstapaperShare/Bookmark

Jangan Terlambat Mencintai

Posted by admin On August - 5 - 2012ADD COMMENTS

Kehidupan pernikahan kami awalnya baik-baik saja menurutku. Meskipun menjelang pernikahan selalu terjadi konflik, tapi setelah menikah Mario tampak baik dan lebih menuruti apa mauku.

Kami tidak pernah bertengkar hebat, kalau marah dia cenderung diam dan pergi kekantornya bekerja sampai subuh, baru pulang kerumah, mandi, kemudian mengantar anak kami sekolah. Tidurnya sangat sedikit, makannya pun sedikit. Aku pikir dia workaholic.

Dia menciumku maksimal 2x sehari, pagi menjelang kerja, dan saat dia pulang kerja, itupun kalau aku masih bangun. Karena waktu pacaran dia tidak pernah romantis, aku pikir, memang dia tidak romantis, dan tidak memerlukan hal-hal seperti itu sebagai ungkapan sayang. Read the rest of this entry »

Pengertian dan Empati

Posted by admin On March - 9 - 2012ADD COMMENTS

Seorang ahli pendidikan bertanya pada tiga orang ibu yang ditunjuk dari para peserta sebuah pelatihan.

Ahli pendidikan (AP) : “Misalkan suatu pagi Anda sedang menyiapkan roti bakar untuk sarapan suami Anda, tiba-tiba telepon berdering, anak Anda menangis, dan roti bakar jadi hangus. Lalu suami Anda berkomentar : ‘Kapan kamu akan belajar memanggang roti tanpa ,menghanguskannya?’ Kira-kira, bagaimana reaksi Anda?” Read the rest of this entry »

Ciuman Terakhir Untuk Ayah

Posted by admin On February - 20 - 20122 COMMENTS

Rapat Direksi baru saja berakhir. Bob mulai bangkit berdiri dan
menyenggol meja sehingga kopi tertumpah keatas catatan-catatannya.

“Waduhhh, memalukan sekali aku ini, di usia tua kok tambah ngaco..”

Semua orang ramai tergelak tertawa, lalu sebentar kemudian, kami semua
mulai menceritakan Saat-saat yang paling menyakitkan di masa lalu dulu.

Gilirannya kini sampai pada Frank yang duduk terdiam mendengarkan
kisah lain-lainnya.
“Ayolah Frank, sekarang giliranmu. Cerita dong, apa saat yang paling
tak enak bagimu dulu.” Read the rest of this entry »

BUKU HARIAN AYAH

Posted by admin On February - 3 - 2012ADD COMMENTS

Ayah & ibu sdh menikah 30 th & Michael tdk pernah melihat mrk bertengkar. Bagi Michael, perkawinan ayah & ibu menjadi teladan baginya. Setelah menikah, dia & istrinya sering bertengkar krn hal-hal kecil.

Ketika pulang kerumah ayahnya, MIchael menuturkan keluhannya pada ayahnya. Ayahnya mendengarkan kemudian masuk, keluar dgn mengusung buku2 & ditumpuknya di depan Michael. Sebagian buku sdh kuning, kelihatannya sdh disimpan lama. Dgn penuh rasa ingin tahu Michael mengambil satu buku itu. Tulisannya benar tulisan ayahnya, agak miring & aneh, ada yg jelas, ada yg semrawut, bahkan ada yg tulisannya sampai menembusi beberapa halaman. Michael membaca halaman2 buku itu. Read the rest of this entry »